parallax background
travel-thumb
[Event Backstage] Startup Lokal Meetup v.69
September 27, 2016
socialite-thumb
(Bukan) Sosialita Startup (Part 2 – Selesai)
October 6, 2016
 

Setelah kegagalan saya di Eduqo, lalu bekerja di Tech in Asia Indonesia dan HarukaEdu, saya sempat terpikir untuk mendirikan media online yang membahas gaya hidup para Founder dan/atau CEO startup Indonesia!

Terinspirasai dari majalah-majalah life style yang cukup sering saya baca seperti Indonesia Tatler, Prestige Indonesia, The Peak Indonesia, High End Indonesia... saya melihat peluang bahwa belum ada media yang khusus membahas gaya hidup para Technopreneur di Indonesia!

Hampir enam tahun terakhir berinteraksi dengan para Founder dan/atau CEO startup Indonesia, saya menemukan temuan-temuan menarik yang bisa menjadi konten ide media online itu mulai dari mobil yang mereka kendarai... cafe yang sering mereka kunjungi... negara yang biasa mereka singgahi saat liburan... pakaian branded yang mereka kenakan... dan sisi gemerlap mereka sebagai Young Technopreneur!

Baca Juga: A Prolog: Celebrating 5 Years as Startup Enthusiast

Belum lagi saat saya bertemu dengan mereka di beberapa acara startup yang hanya mengundang Founder dan/atau CEO startup Indonesia di sebuah club berkelas atau hotel bintang lima di Jakarta.

Di balik aroma parfum mahal yang menguar... penampilan fashionable yang branded head to toe... obrolan-obrolan intelek nan santai membahas startup masing-masing... membuat saya menemukan sisi lain dari kehidupan mereka yang tampaknya menarik untuk diulas.

Saya saat itu mengistilahkannya dengan: Sosialita Startup.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa istilah “Sosialita” sendiri disematkan kepada orang-orang terbaik yang memiliki derajat tinggi atau terpandang seperti kaum bangsawan, cendikiawan, dan sebagainya (dalam konteks ini saya mengaitkan dengan posisi mereka sebagai Founder dan/atau CEO startup) serta mereka memiliki jiwa sosial terhadap orang-orang yang kurang mampu.

Namun, masih menurut Wikipedia bahwa di Indonesia gelar “Sosialita” memiliki pergeseran makna yang dikaitkan dengan kehidupan mewah, glamour, dan menghabis-habiskan uang. Perbedaan makna tersebut membuat sosialita dipandang sebelah mata, hal ini karena gaya hidup yang dijalani sebatas untuk mendapatkan pengakuan atas kekayaannya, untuk membangun citra diri semu. Inilah kalangan yang fokus pada lifestyle dan mengabaikan wealthstyle.

Lalu, adakah figur Sosialita Startup di Indonesia dalam konteks pergeseran makna ini?

Ide ini juga dipicu saat saya bertandang ke apartemen Ko Denny Santoso di kawasan Pakubowono Maret 2015 silam dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri bahwa sosok serial Entrepreneur itu menjadi cover majalah The Peak!

Ko Denny sendiri merupakan sosok di balik beberapa startup (salah satunya Six Reps yang sudah tutup dan cukup fenomenal di masanya) antara lain Dunia Fitness dan Digital Marketer. Headline-nya juga sangat menarik: “Denny Santoso: How This Fitness Entrepreneur Plans To Continue Expanding His Empire”.

denny-santoso-thumb

Denny Santoso on The Peak

Well dude... menurut informasi yang saya dapatkan, nggak sembarangan public figure bisa “mejeng” di cover majalah The Peak, mengingat tim redaksi mengkurasi terlebih dahulu kekayaan calon sang figur. Dan sedikit banyak saya tahu benar, betapa “tajir melintir”-nya Ko Denny! Hehehehehehe.

Silakan untuk membaca cuplikannya di sini.

Pemicu lainnya yaitu menjelang tutup akhir tahun pada Oktober 2015 silam, timeline Facebook saya menampilkan foto Mas Andrew Senduk (yang saat itu masih menjabat sebagai CEO Moxy Indonesia dan kini merger dengan Bilna sehingga menjadi CRO Orami) yang sedang diliput majalah Men’s Folio Indonesia dengan mengenakan koleksi Dior. Tentu Anda sudah mengetahui bahwa Men’s Folio Indonesia merupakan majalah men’s prime life style yang hanya terbit dua bulan sekali. CMIIW.

andrew-senduk-thumb

Andrew Senduk on Men’s Folio

Dulu waktu saya pertama kali membaca Men’s Folio tahun 2009, konten-nya sangat memanjakan para Fashionista serta Fashion Enthusiast dari kalangan kaum Adam akan koleksi branded fashion item yang akan trend di season tertentu. Kebetulan pada edisi itu, Mas Andrew pemotretan untuk koleksi Autumn-Winter 2015.

Menurut kenalan saya seorang mantan Managing & Fashion Editor sebuah majalah Sosialita terkemuka di Jakarta bahwa Men’s Folio merupakan majalah yang hanya menjadi mimpi bagi kebanyakan pria di Indonesia!

Saking premiumnya fashion branded yang ditampilkan di spreadsheet fashion-nya, tampaknya mustahil kebanyakan pria di negara ini bergaya sehari-hari, misalkan: mengenakan setelan jas Hermes yang di ujung pergelangan tangannya muncul arloji Tag Heuer, dimana kacamata Burberry bertengger di wajahnya, dengan menenteng briefcase kulit Berluti, sembari melangkah percaya diri dalam balutan sepatu Prada!

Hm… bahkan sampai detik ini saya belum menemukan Founder dan/atau CEO startup Indonesia dari kalangan kaum Adam yang seperlente itu… Hehehehehehe.

Pada bulan Oktober itu pula, saya baru saja merampungkan roadshow ke lima kota terpilih di Indonesia sebagai MC dalam rangka ajang dua tahunan ID Byte 2015. Untuk kota Daerah Istimewa Yogyakarta, kebetulan salah satu Speaker-nya Mas Andrew Senduk. Itulah untuk pertama kali saya mengenal ayah beranak dua blasteran Belanda ini. Pada bulan Oktober itu pula, kami terakhir bertemu di acara puncak ID Byte 2015 dan satu round table di malam grand final “Bubu Awards 2015” di Ballroom Ritz Carlton.

Di awal tahun ini, Rabu, 06 Januari 2016 timeline di Facebook saya menampilkan foto cover majalah Prestige Indonesia dengan salah satu judul yang menarik para Startup Enthusiast karena memuat ”Indonesia’s Young Technopreneurs” antara lain William Tanuwijaya (Founder & CEO Tokopedia), Hadi Wenas (CEO MatahariMall), Natali Ardianto (Co-Founder & CTO Tiket), Veronika Linardi (Founder & CEO Qerja), dan Anton Soeharyo (Founder & CEO Touchten Games Studio).

william-thumb

William Tanuwijaya on Prestige Indonesia

natali-thumb

Natali Ardianto on Prestige Indonesia

Wajah para Founder dan/atau CEO startup kondang di Indonesia ini memang tidak tampil sebagai cover, namun liputan mereka berlima ditampilkan sedemikian rupa berupa judul di cover majalah inilah yang sungguh menyedot para Startup Enthusiast di media sosial!

Setelah itu, majalah Tatler Indonesia yang berada dalam naungan Mobiliari Group dimana Forbes Indonesia juga “lahir” di sana, edisi Juni 2016 menampilkan tujuh Technopreneur yang dianggap top dalam ekosistem startup Indonesia dengan judul “Tech Heads” yaitu Veronika Linardi (Founder & CEO Qerja), Achmad Zaky (Founder & CEO Bukalapak), Andrew Darwis (Founder & CTO Kaskus), Kevin Mintaraga (Founder & CEO BrideStory), Jason Lamuda (Co-Founder & CEO Berrybenka), Adi Kusma (President Director Biznet Networks), dan Daniel Tumiwa (CEO OLX).

veronika-thumb

Veronika Linardi on Tatler Indonesia

kevin-thumb

Kevin Mintaraga on Tatler Indonesia

Saya nggak kaget melihat edisi tersebut, mengingat rumor bahwa Tatler Indonesia akan membuat tulisan yang sama seperti Prestige Indonesia sudah saya ketahui sejak Januari 2016! Hehehehehehe. Saya pribadi memiliki kenalan dengan beberapa orang di Mobiliari Group lantaran awal September 2015 silam saya menjadi MC dan Moderator di peluncuran media online terbaru Mobiliari Group di Grand Indonesia yaitu: HITSSS.

HITSSS sendiri juga media online yang salah satu topik pembahasannya adalah mengulas perkembangan startup di Indonesia! Dan Forbes Indonesia, sebagai kakak dari “HITSSS”, November 2015 silam pun sempat mengulas Unicorn Startup dari Indonesia! Hm... saya menemukan pola yang menarik dari persaudaraan: Tatler Indonesia, Forbes Indonesia, dan HITSSS ini.

Ya, sepak terjang Founder dan/atau CEO startup Indonesia mulai dilirik media franchise sekaliber majalah bergengsi Tatler Indonesia dan Forbes Indonesia! Itu artinya, kehidupan Founder dan/atau CEO startup Indonesia memang memiliki news value yang bahkan majalah sekaliber mereka bersedia meliputnya sedemikian rupa!

Hm... bukankah menarik jika ide media online yang membahas gaya hidup para Founder dan/atau CEO startup Indonesia ini saya eksekusi...?!

Bersambung ke Part 2

Image Source: Featured image credit by Personal Collection, The Peak Indonesia, Instagram Andrew Senduk, Instagram Prestige Indonesia, and Instagram Tatler Indonesia

Herry Fahrur Rizal
Herry Fahrur Rizal
A Startup Enthusiast who has 5 years experience in Indonesia startup ecosystem | Follow me on Facebook: Herry Fahrur Rizal